SEKOLAH ANAK PAPUA RESMI MEMULAI KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR PERDANA BERPUSATKAN DI NABIRE PAPUA TENGAH


Oleh Hengki Wamuni 

Sekolah Anak Papua (SAP) yang berada di bawah naungan Yayasan Anak Papua Mandiri secara resmi memulai kegiatan belajar mengajar perdana melalui ibadah doa pembukaan yang dilaksanakan pada Senin, 13 Juli 2026 di Wonorejo, Nabire, Papua Tengah.

Acara pembukaan dipandu oleh Wakil Kepala Sekolah SAP, ibu Emelinda Janul, S.Pd., Gr. Dan doa pemberkatan dipimpin oleh Pdt. Apniel Tipagau, S.Pdk., yang juga merupakan pembina sekaligus salah satu pendiri Yayasan Anak Papua Mandiri dan Sekolah Anak Papua.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SAP, ibu Dosma Aritonang, S.Pd., Gr., menegaskan bahwa berjalannya sekolah ini tidak bisa hanya guru-guru sendiri, melainkan harus ada kerjasama para orang tua untuk mendukung pendidikan anak di sekolah ini. Sekolah sederhana ini dibangun bukan hanya sebagai sebuah bangunan fisik, tetapi lahir dari komitmen yang tinggi dan mimpi besar untuk masa depan anak-anak Papua," ujarnya.

Sementara itu, pendiri sekaligus Ketua Yayasan Anak Papua Mandiri, Marten Tipagau, S.Sos., menjelaskan bahwa sekolah ini didirikan karena masih banyak anak-anak Papua, khususnya di Kabupaten Intan Jaya yang sulit mendapatkan pendidikan yang layak. Walaupun pemerintah memiliki tanggung jawab utama dalam memenuhi hak pendidikan setiap warga negara, masih terdapat berbagai tantangan terkait perubahan kebijakan dan pengambilan keputusan oleh ketua Yayasan yang seringkali kendala untuk merangkul semua anak sebagaimana yang diharapkan.

Menurutnya, selain gereja-pendidikan adalah jalan untuk mengubah kehidupan dan membuka masa depan yang lebih baik. Karena itu saya berinisiatif mendirikan Yayasan Anak Papua Mandiri dan Sekolah Anak Papua ini sebagai bentuk komitmen iman membantu mempersiapkan generasi Papua yang cerdas dan siap menjadi pemimpin di masa depan. Sekolah ini hadir bukan untuk orang Moni saja, tetapi dibuka untuk umum bagi siapa dan orang apa saja, katanya.

Senada dengan ibu kepala sekolah, Marten juga mengajak para orang tua untuk terus mendukung penuh dalam mendampingi pendidikan anak-anak, mulai dari memperhatikan kebutuhan mereka, memastikan kehadiran di sekolah, hingga memberikan perhatian terhadap perkembangan belajar sehari-hari.

foto bersama Eng Go, Anis Labene, Yesaya Bagau, Marthen Tipagaua, Pdt. Apniel Tipagau beserta guru dan para undangan

Acara pembukaan turut dihadiri oleh Pendiri dan Ketua Yayasan Alirena Bogor, pak Eng Go, anggota DPR Provinsi Papua Tengah dari Partai NasDem, Ans Labene, Yesaya Bagau, serta sekitar 50 orang tua murid dan para tamu undangan lainnya.

Di akhiri sambutan, Marten Tipagau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Eng Go beserta para guru dari Sekolah Anak Indonesia Bogor yang telah menjadi penggerak dan akan turut mengabdi sebagai tenaga pendidik di Sekolah Anak Papua.

Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran para orang tua dan beberapa tokoh masyarakat sebagai bentuk dukungan nyata terhadap hadir dan pengembangan Sekolah Anak Papua ini kedepannya. Tak lupa juga untuk mengucapkan terima kasih kepada keluarganya yang memberikan dukungan moril dan tenaga fisik.

Melalui Sekolah Anak Papua, berharap semakin banyak anak-anak Papua memperoleh pendidikan yang baik dan memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih cerah.

Komentar