Langsung ke konten utama

TRAINING LEADERSHIP

  TRAINING LEADERSHIP


KEPADA PESERTA BEASISWA YPLMAK DI BAWAH BINAAN YAYASAN RUSSELL

TEMA: SAYA BERUBAH DEMI PERUBAHAN (Roma 12:2)

Mengawali atau Pembukaan kegiatan pelatihan dasar-dasar kepemimpinan, dilandaskan dengan renungan yang terdapat dalam Kitab  Amsal 15:14:

Isi Pembahasannya adalah sebagai berikut:

  1. Jika mau menjadi orang bijak harus memberi makan pikiran dengan kebenaran
  2. Meracuni: Tidak konsisten waktu. Membuang-buang waktu dalam kegiatan yang tidak ada faedah
  3. Sampah: Tampak depan dengan kata-kata sepert yang spritisasi tetapi dalam dirinya masih mau melakukan hal-hal yang amoral
  4. Makanan yang baik: Firman Tuhan itu menjadi pedoman untuk membentuk dan mempengaruhi orang lain, terutama membentuk diri kita sendiri.

MATERI-MATERI

DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP PEMIMPIN KRISTEN MASA KINI
Oleh Pdt. Frediel Pigai, M. Th

Pengertian

Globalisasi adalah semua proses yang mendunia, yaitu proses perkembangan di bidang teknologi dan komunikasi yang pesat.

Karakteristik

Perubahan dari sistem tenaga fisik (manual) berancak  berubah menjadi online, semua akses cepat dan mudah menghasilkan segala sesuatu dalam waktu satu detik. Misalkan:

  1. Komunikasi: Jangkauan komunikasi mudah dan cepat dalam satu detik mengirim dan menerima pesan, tanpa membutuhkan repot-repot.
  2. Cultural interactive: Dalam model busana, gaya maupun penyiruan lain dapat mempengaruhi cepat dan menyebar dari satu negara ke negara yang lain. 
  3. Meningkatkan perasaan yang bersama. Segala sesuatu menjadi masalah bersama (kental melihat adalah problem humanis, HAM, konvensi bilateral atau multilateral yang dapat mudah kita akses melalui media sosial (Twitter, Instagram, Faceebok, Line dsb).

Akibat Globalisasi

Dampak negatif dari pengaruh perubahan era industri digital pada warganet adalah sebagai berikut:

  1. Kecanduan atau sudah kenah adiktif teknologi
  2. Mengabungkan yang nyata dan tidak nyata
  3.  Bermain aplikasi mainan sebagai menyenangan

Pemicuhan Baru

Disrupsi: Lonjatan perubahan besar, yang mempengaruhi pada kehidupan manusia, secara langsung atau tidaknya. Kekuatan perubahan teknologi digital basis sistem otomatisasi. Contonya manufaktur, mainframe dll.

Manfaat Dampak Positif

  1. Segala sesuatu menjadi mudah (Pendidikan, kesehatan, ekonomi terutama dan sebagaina)
  2. Warganet: Membentuk komunitas baru
  3. Literasi digital
  4. Digital teknologi menjadi sarana yang efektif untuk berteologi oleh semua orang Kristen terutama pemimpin Kristen dalam pelayanannya.
  5. Mulai budaya baru dan melupakan atau menyingkirkan budaya tradisional nenek moyang sukunnya.

Masalah-masalah Gereja Masa Kini

  1.  Gereja cenderung mempertahankan cara tradisional (konservation) yang tidak mau menyesuaikan diri dengan kondisi perubahan zaman yang ada.
  2. Rubah produk teologi dan gagasan basis digital.
  3. Gereja adalah pemimpin: Kemajuan suatu organisasi ditentukan oleh karakter seluruh personil anggota kerja dan pemimpinnya. Terutama gereja manfaatkan industri digital ini sebagai saran pelayanan basis digital sebagai upaya adaptatif dengan perubahan dan kebutuhan arus perubahan ini.

Peran Pemimpin Gereja Di Masa Kini

  1. Efektif dan transformasi: Siap membawa perubahan atas perubahan yang ada pada organisasi dan membawa pada taraf perkembangan atau perubahan.
  2. Kompetensi pemimpin: Kompetensi seorang pemimpin juga akan mempengaruhi pada penyesuai dinamika perubahan. Seorang pemimpin mempunyai pemahaman cukup dibandingkan dengan bawahan dengan cara terutama melalui membaca buku banyak.

Peran Pemimpin Kristen

  1. Pendekatan Spritual: Galatia 5:16, 18, 21-22
  2.  Pendekatan Edukatif: pendidikan Kristen yang diajarkan berdasarkan pada pedoman pengajaran Kristen
  3. Mengajarkan tentang etika penggunaan media sosial

Pendekatan Azas Manfaat

  1. Pemimpin menguasai atau memiliki teknik penggunaan alat digital
  2. Pendekatan humanistis.

Beberapa kutipan kata-kata penting:

  1. Membuat inovasi dalam diri terlebih dahulu sebelum atau baru kemudian membuat sesuatu yang baru di tengah lingkungan sosial.
  2. Kalau seorang dokter telah mengatakan ia menjadi doktor karena membaca 10 buku maka anda menamba membaca buku tambah 10 buku lagi supaya anda menjadi profesor melebih doktor.
  3. Pemimpin yang baik harus berani mencoba dan jangan takut untuk gagal. Ambil komitmen untuk menjadi pemimpin itu jangan takut.
  4. Jangan ikut stigma orang-orang yang mengatakan kita tidak ada apa-apanya. Jadilah dirimu, mengenallah dirimu dengan baik-baik.
  5. Hadiah pemimpin yang memiliki kompetensi dan belajar mempergunakan waktu yang baik (manajemen waktu).

Pertanyaan-pertanyaan dari saya mengajukan kepada narasumber, terdiri dari:

  1. Berbicara soal pembentukan karakter ini, tentunya harusnya kita pahami dulu tiga serangkai bagian manusia, yakni tubuh, jiwa dan roh. Ketiga hal ini saling mempengaruhi. Yang masalahnya soal membentuk karakter ketika seorang mempergunakan teknologi ini untuk hal-hal yang tidak senonoh akhirnya lama-lama itu-itu terus terpengaruh pada proses pembentukan karakternya. Bagaimana etika yang baik dalam mempergunakan alat teknologi komunikasi ini dengan baik untuk hal-hal yang mendatangkan manfaat yang baik pula?
  2. Dari segalah kemudahan yang tersedia membuat kita ketergantungan pada segala akses yang disediakan oleh digital terjadi menurunnya kreativitas kita dalam mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki. Karena itu bagaimana generasi yang berada dalam arus benturan yang mendisrupsi manusia dan kehidupan ini, mampu membuat perubahan lain dari perubahan yang ada (artinya kita yang mampu menyesuaikan diri dalam perkembangan kemajuan ini dari pada kemajuan yang mempengaruhi kita sehingga mendikte atau menyetel kita)?
  3. Keterampiran generasi yang ada dalam era digital ini membuat perubahan yang lain. Kemajuan suatu organisasi ditentukan oleh karakter seluruh personil pekerja dan pemimpin. Karena itu bagaimana sebagai seorang pemimpin yang bisa memliki karakter baik untuk menentukan kemajuan suatu organisasi tertentu misalnya?

·         Orang yang mempengaruhi orang lain berarti seorang pemimpin minimal harus mengetahui banyak hal.

·         Memiliki tujuan dan idealisme yang tinggi atau disebut dengan pengembangkan diri.

·         Harus sertai baca buku banyak atau membiasakan mengumpulkan bahan referensi banyak dalam hal untuk membantu Alkitab tentang memahami displin ilmu lainnya.

·         Sebagai seorang pemimpin Kristen  harus tergantung kepada Allah dan ikut teladan seperti model kepemimpinan Yesus.

Arahan Bapa Pdt. Dr Hans

1.     Perbandingkan konteks pelayanan masa dulu para orang tua dengan kita sekarang amat jauh berbeda. Kita tidak pungkiri bahwa besok gereja yang ada sekarang ini ada atau tidak ada! Apakah gereja akan bawah ke ranah politik. Tentu itu menjadi perenungan hari ini dan mendorong kita usaha belajar banyak hal dan tetap pegang gereja yang benar dan baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUKACITA MELAKUKAN TUGAS PANGGILAN DALAM KEADAAN SEBAGAIMANA KITA ADA

  Persiapan khotba untuk Ibadah Rayon 2 Jemaat Pos PI Amin Pada hari kamis, 14 Agustus 2025 Di rumah keluarga Bapak Gabriel Mbogau By Hengki Wamuni 1 Korintus 7: 17-24 (bc-17) SUKACITA MELAKUKAN TUGAS PANGGILAN DALAM KEADAAN SEBAGAIMANA KITA ADA – Berusaha Hidup Sesuai Tujuan Dan Rencana Kekal Allah Introduksi Paulus menyampaikan pesan Firman Tuhan dalam konteks jemaat Tesalonika yang saat itu menghadapi pembatasan akses dan ruang bagi pelayanan pekerjaan Tuhan. Pembatasan itu diberlakukan dengan alasan: Sistem agama dan budaya : masih terjadi perdebatan soal hukum Taurat , khususnya mengenai sunat di kalangan jemaat. Strata sosial : perbedaan antara tuan dan hamba. Status perkawinan : antara yang sudah menikah dan yang lajang. Atas hubungan perbedaan inilah, Paulus menegaskan bahwa keadaan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk membatasi diri dalam menjalankan pekerjaan dan pelayanan Tuhan. Jika sudah bersunat, jangan berusaha menghapus...

MENEMUKAN IDENTITAS BARU DAN PEMULIHAN HIDUP

By Hengki Wamuni INTRODUKSI Tulisan ini adalah catatan refleksi pribadi selama mengikuti retreat. Menutup semester pertama, Yayasan Pendidikan Amamapare (YPA) Papua menyelenggarakan retreat selama tiga hari di Ruang MPR (Aula) YPA Papua. Bagi saya, momen ini sangat penting karena melalui kegiatan tersebut saya memperoleh banyak pembelajaran baru yang berkaitan dengan pembentukan karakter dan pemulihan hidup. Hal yang menarik dari kegiatan ini adalah para pemateri termasuk ketua komunitas mereka datang dari latar belakang pengalaman hidup yang beragam, yaitu pengalaman pahit di masa lalu. Melalui kesaksian hidup mereka, pengalaman pribadi yang telah dipulihkan menjadi kesaksian yang menguatkan dan memberkati orang lain. Dari situ kami belajar tentang kehidupan melalui kehidupan yang nyata dan hidup. Refleksi saya berawal dari kesaksian hidup yang saya dengarkan selama retreat, yang kemudian saya bandingkan dengan realitas kehidupan anak-anak Papua. PENGALAMAN KEHIDUPAN ANAK PE...

Inkarnatoris Pelayanan Gereja Dalam Konteks Realitas Jemaat

  HIDUPKAN NADI GEREJA [Inkarnatoris Pelayanan Gereja Dalam Konteks Realitas Jemaat]  By Hengki Wamuni Gereja Mulai Bergeser Dari Tugas Panggilan  Dewasa ini, dalam banyak hal, gereja tampak mulai bergeser dari pusat panggilannya. Fungsi utamanya kerap melemah, sementara perannya lebih sering terlihat sebagai tempat pertemuan rutin atau panggung untuk khotbah retorika yang indah didengar, namun kurang menyentuh realitas kehidupan jemaat. Pelayanan kadang terjebak pada formalitas dan jabatan, bukan lagi panggilan hati. "Sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa" ( Yohanes 15:5 ). Pergumulan Jemaat Yang Terabaikan Ironisnya, di tengah semarak kegiatan, banyak jemaat justru hidup dalam pergumulan berat yang terabaikan. Ada rumah tangga yang retak, anak-anak yang kehilangan perhatian, pemuda yang terseret ke pergaulan buruk, ibu-ibu janda yang berjuang sendiri, serta pengangguran yang dibiarkan tanpa solusi. Sebagian jemaat terjebak dalam pola hidup yang mer...