Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Puisi

TETAPLAH BODOH

*Rektor Universitas Islam Indonesia membacakan puisi ini pada Kenduri kemarin sore (22/11/2025) di Bundaran UGM.*  *"TETAPLAH BODOH"*  *Tetaplah bodoh ,kawan ,* *jika pintar menuntut kita percaya* *bahwa kayu* *gelondongan memang tumbang* *sendiri ,kebetulan saja sebagian diberi nomor* *agar tak tersesat pulang.*  *Tetaplah bodoh ,kawan ,* *jika pintar* *mengharuskan kita sepakat* *bahwa sawit juga pohon karena punya* *daun hijau ,cukup untuk mengganti nama hutan ,* *meski akarnya tak lagi sudi menahan air.*  *Tetaplah bodoh ,kawan ,jika* *pintar berarti curiga pada suara kritis ,dianggap menggiring opini ,menganggap pemerintah tidak bekerja sempurna , dan empati harus menunggu siaran media.*  *Tetaplah bodoh ,kawan ,jika pintar mengajarkan* *bahwa bantuan asing* *yang tak seberapa itu* *berbahaya ,bisa* *meruntuhkan martabat bangsa* *yang konon berdiri tegak—tanpa bantuan siapa~siapa.* *Tetaplah bodoh ,kawan ,jika* *pintar mensyaratkan* *bantuan ben...