Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Khotbah

HANYA TUHAN YANG MENGETAHUI PERJALANAN HIDUP KITA DI MASA DEPAN

Devotion Morning March 3rd, 2026 – Tuesday By Hengki Amsal 20:24 “HANYA TUHAN YANG MENGETAHUI PERJALANAN HIDUP KITA DI MASA DEPAN.” BERANDA Pada awal penciptaan, segala sesuatu dijadikan melalui Firman. Firman berkata, Jadilah , maka semuanya jadi. Namun, ada satu hal yang unik dan berbeda dalam penciptaan manusia. Sebelum manusia diciptakan, ada semacam musyawarah ilahi, sebuah perencanaan khusus. Manusia dirancang berdasarkan kuasa, kemuliaan, dan kehendak Allah yang sempurna. Lalu diciptakanlah manusia serupa dan segambar dengan Allah sendiri. Rupa dan gambar ini bukan dalam arti fisik, bukan maskulin atau feminin. Allah bukan laki-laki atau perempuan. Yang dimaksud dengan gambar Allah adalah bahwa manusia menerima unsur-unsur dari Allah sendiri: pikiran, perasaan, kehendak bebas. Di sinilah letak keistimewaan manusia. Manusia diciptakan dengan tujuan besar , agar hadir di bumi untuk mewakili Allah dan melaksanakan mandat yang dipercayakan-Nya. Dalam keku...

SUKACITA MELAKUKAN TUGAS PANGGILAN DALAM KEADAAN SEBAGAIMANA KITA ADA

  Persiapan khotba untuk Ibadah Rayon 2 Jemaat Pos PI Amin Pada hari kamis, 14 Agustus 2025 Di rumah keluarga Bapak Gabriel Mbogau By Hengki Wamuni 1 Korintus 7: 17-24 (bc-17) SUKACITA MELAKUKAN TUGAS PANGGILAN DALAM KEADAAN SEBAGAIMANA KITA ADA – Berusaha Hidup Sesuai Tujuan Dan Rencana Kekal Allah Introduksi Paulus menyampaikan pesan Firman Tuhan dalam konteks jemaat Tesalonika yang saat itu menghadapi pembatasan akses dan ruang bagi pelayanan pekerjaan Tuhan. Pembatasan itu diberlakukan dengan alasan: Sistem agama dan budaya : masih terjadi perdebatan soal hukum Taurat , khususnya mengenai sunat di kalangan jemaat. Strata sosial : perbedaan antara tuan dan hamba. Status perkawinan : antara yang sudah menikah dan yang lajang. Atas hubungan perbedaan inilah, Paulus menegaskan bahwa keadaan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk membatasi diri dalam menjalankan pekerjaan dan pelayanan Tuhan. Jika sudah bersunat, jangan berusaha menghapus...

ORANG PERCAYA MEMILIKI KEMULIAAN KEDUDUKAN SEBAGAI ANAK-ANAK ALLAH

Khotbah Jemaat Yerusalem, 15/12 2024 By Hengki Wamuni Teks: Yohanes 1: 14 Judul: ORANG PERCAYA MEMILIKI KEMULIAAN KEDUDUKAN SEBAGAI ANAK-ANAK ALLAH . PENGANTAR Tema ini berpijak dari memperoleh status baru bagi orang-orang yang percaya dan terima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadinya. Pada awalnya setelah Adam melanggar hukum dan melawan perintah Allah ciri-ciri sifat Allah pada manusia telah mengalami rusak. Akibatnya sifat manusia yang tadinya bebas dari kecenderungan dosa dan menikmati keindahan hidup yang sempurna bersama dengan Allah berubah total. Mereka memiliki sifat fana dan tidak berdaya mencari keselamatan dirinya sendiri. Sebab itu,   melalui sebuah janji yang diprakarsai oleh dari tempat yang mahatinggi mengumumkan bahwa keselamatan itu akan datang diluar dari manusia (Kejadian 3:15). Yesus, yaitu Allah sendiri harus meninggalkan keilahian dan melepaskan kekuasaan sebagai pencipta menjadi ciptaan. Mesias yang dinantikan, kemudian pada waktu yang ...